Investasi Bitcoin MicroStrategy Mendorong Saham ke Level Tertinggi dalam Dua Tahun
Saham MicroStrategy, perusahaan bisnis institusional yang terkenal dengan sikap bullishnya terhadap Bitcoin, telah mencapai level tertinggi dalam dua tahun.
Saham perusahaan ditutup pada hari Jumat di atas $500, level yang belum pernah terlihat sejak Desember 2021, menurut data dari Yahoo Finance.
Strategi perusahaan dalam memegang Bitcoin dalam jumlah besar telah terbukti menjadi langkah yang menguntungkan. Meski mengawali tahun dengan kerugian 3 bulan, harga saham MicroStrategy naik dua kali lipat dalam sebulan.
Michael Saylor, pendiri dan ketua MicroStrategy, mulai mengumpulkan Bitcoin untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi pada Agustus 2020.
Pada bulan April, kepemilikan Bitcoin MicroStrategy memperoleh nilai karena harga Bitcoin melampaui $30,000. Perusahaan membeli 1,045 Bitcoin lagi, sehingga total asetnya menjadi 140,000 Bitcoin.
Dalam laporan pendapatan kuartal kedua, MicroStrategy menghasilkan keuntungan meskipun ada biaya penurunan nilai Bitcoin sebesar $24 juta.
Sebagai perusahaan publik terbesar dengan Bitcoin di neracanya, perusahaan ini melanjutkan upayanya untuk membeli BTC, mengumpulkan 152,800 Bitcoin senilai sekitar $4.4 miliar.
Menariknya, saham perusahaan yang berinvestasi di Bitcoin telah mengungguli Bitcoin, yang nilainya sudah naik 87%.
Perusahaan melanjutkan strategi pembelian Bitcoinnya dan membeli 6,067 Bitcoin tambahan dengan tambahan $167 juta.
MicroStrategy telah menjadi pemegang aset yang signifikan, mengendalikan sekitar 0,75% dari total pasokan Bitcoin yang beredar.
Disebutkan juga bahwa saham MicroStrategy akan mendapatkan keuntungan dari peristiwa halving Bitcoin yang akan datang.
Terdapat hampir 90% korelasi antara harga saham MicroStrategy dan harga Bitcoin. Hal ini membuat analis keuangan seperti Berenberg memperkirakan bahwa saham MicroStrategy akan naik seiring dengan Bitcoin.