🌎 Saham Global Melonjak Karena Harapan Pemotongan Suku Bunga Fed dan Laba Kuat — Meski Ada Keresahan Perdagangan

Pasar global melonjak pada hari Rabu setelah pernyataan dovish dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan laba perusahaan yang optimis memicu harapan, meskipun ketegangan perdagangan AS-China muncul kembali. Saham Asia mencatat kenaikan satu hari terbesar dalam lebih dari dua bulan, dengan sentimen risiko jelas kembali berperan.

💬 Powell Menenangkan Pasar — “Risiko Penurunan Telah Meningkat”

Berbicara di National Association for Business Economics, Powell memperingatkan bahwa “risiko penurunan terhadap pekerjaan tampaknya telah meningkat,” menggambarkan pasar tenaga kerja yang “kurang dinamis dan agak lebih lembut.”

Bahasa tersebut — dan petunjuk bahwa pengetatan kuantitatif dapat segera berakhir — mengukuhkan harapan pemotongan suku bunga Fed sebesar 25 bps pada pertemuan 28–29 Okt., dengan harga futures memasukkan probabilitas 99,6%.

Nada dovish tersebut membuat dolar AS merosot, mengangkat harga Treasury, dan memicu lonjakan ekuitas global — terutama di Asia dan Eropa.

💼 Laba Mendorong Rally

Pasar menemukan bahan bakar tambahan dalam hasil perusahaan blockbuster:

LVMH melonjak 14% setelah melaporkan pertumbuhan penjualan kuartalan pertamanya pada 2025, ketika permintaan dari China berbalik positif, mendorong rekan-rekan mewah Hermès, Kering, dan Richemont naik 5–8%.

JPMorgan Chase melaporkan $14.4B dalam keuntungan (+12%), dengan Goldman Sachs, Citigroup, dan Wells Fargo juga melampaui ekspektasi.

⚠️ Ketegangan Perdagangan Memanas

Bahkan di tengah rally, Presiden Trump menghidupkan kembali retorika tarif, mengancam untuk “mengakhiri hubungan perdagangan tertentu” dengan China terkait penurunan pembelian kedelai. Kedua negara telah menerapkan biaya pelabuhan timbal balik dan sanksi perusahaan, tetapi untuk saat ini, pasar tampaknya tidak terganggu.

Emas: Mencetak rekor $4,200/oz, menandakan perlindungan risiko yang terus-menerus.

🧭 Kesimpulan

Dengan pergeseran Powell yang memperkuat taruhan pemotongan suku bunga dan momentum laba yang meluas, pasar merayakan — tetapi gesekan geopolitik tetap menjadi kartu liar. Investor kini memposisikan diri menjelang pertemuan akhir Oktober Fed, di mana konfirmasi kebijakan dapat menentukan apakah rally ini berlanjut atau terhenti.#PowellRemarks