Sebuah skenario geopolitik dapat terjadi dalam 4 hingga 10 minggu ke depan yang menarik perhatian para analis pasar global. Dengan demikian, rezim Islam di Iran berisiko menghadapi keruntuhan kontrol terhadap infrastruktur minyak yang penting, Selat Hormuz, dan kemampuan untuk memproduksi rudal balistik.
Dampak potensial terhadap pasar keuangan:
- Minyak mentah: Kehilangan kontrol terhadap infrastruktur minyak dan Selat Hormuz - tempat pengiriman sekitar 20% dari total pasokan minyak global - dapat menyebabkan volatilitas harga minyak yang tajam, dengan skenario kenaikan harga karena kekhawatiran gangguan pasokan.
- Pasar saham: Indeks global seperti S&P 500 dan Nasdaq dapat mengalami tekanan dari risiko geopolitik yang meningkat, terutama di sektor-sektor yang sensitif terhadap harga energi.
- Obligasi dan Forex: Aset yang dianggap sebagai tempat berlindung yang aman seperti obligasi pemerintah AS dan dolar AS dapat diuntungkan, sementara mata uang negara-negara yang bergantung pada minyak dapat berfluktuasi.
- Komoditas: Selain minyak, harga emas dapat meningkat karena psikologi pencarian tempat berlindung yang aman.


