Strategi BTC Saya: Investasi Jangka Panjang dan Trading Jangka Pendek
Bergabung dengan grup DI SINI
Banyak teman yang bertanya kepada saya satu pertanyaan yang cukup biasa: mengapa ada kalanya saya menganalisis zona beli, di lain waktu saya berbicara tentang zona jual? Pada akhirnya, apakah saya bullish atau bearish terhadap BTC?
Sebenarnya masalahnya bukan terletak pada pergeseran pandangan, melainkan pada fakta bahwa saya sedang memainkan dua permainan yang berbeda di pasar yang sama: investasi jangka panjang dan trading jangka pendek. Setiap pendekatan melayani tujuan yang berbeda, sehingga kerangka waktu dan cara penanganannya juga sepenuhnya berbeda.
Dari sudut pandang jangka panjang, saya tetap percaya $BTC adalah aset dengan potensi pertumbuhan berkelanjutan tertinggi dalam crypto.
Oleh karena itu, sebagian besar modal saya masih berada di spot, dan saya hanya menunggu area yang baik di kerangka mingguan untuk membeli secara akumulatif. Begitu sudah masuk posisi seperti ini, saya berkomitmen untuk memegang sampai mendapatkan keuntungan, tidak menetapkan stop loss, jadi kriteria terpenting adalah harus memilih aset yang cukup aman untuk disimpan dalam jangka panjang. Saat ini bagi saya, BTC masih merupakan pilihan yang paling jelas.
Masih di kerangka kecil seperti D1, H4, atau M30, saya mencari peluang long short jangka pendek untuk menambah aliran uang. Tujuannya bukan untuk cepat kaya, tetapi untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek lalu mengalirkannya kembali untuk posisi jangka panjang. Itu adalah cara saya memanfaatkan bunga majemuk.
Namun cara ini tidak cocok untuk semua orang. Jika tidak memiliki waktu, disiplin, dan sistem yang jelas, investasi jangka panjang tetap merupakan arah yang jauh lebih cocok.
#BTC
