Pasar sedang mengalami penurunan yang luas, dengan ketiga sesi perdagangan utama mencatat kerugian — terutama di Eropa (-6,67%) dan AS (-5,72%).
Tren menurun, dipadukan dengan volume yang menyusut, menunjukkan bahwa modal institusional tetap di pinggir lapangan, meninggalkan likuiditas yang rapuh dan pasar yang rentan terhadap tekanan penjualan yang bahkan modest sekalipun.
Sentimen defensif jelas mulai mengambil alih. Bahkan sesi APAC — yang biasanya lebih tangguh — telah mulai melanggar level support kunci, menurun sebesar -1,59%.
Ini menandakan kewaspadaan yang meningkat di kalangan investor global, yang memprioritaskan pelestarian kas di atas posisi baru di tengah kurangnya katalis bullish yang jelas.