$XRP š¤Apa yang Terjadi pada Harga XRP Ketika Ripple Kehabisan Token Escrow? Para Analis Menguraikannyaš„
š§Beberapa di komunitas XRP mengatakan token tersebut bisa menjadi sulit untuk dibeli di masa depan. Namun, melihat pandangan dari David Schwartz, Bill Morgan, dan analis Mickle, gambaran tersebut lebih nuansa; ini bukan tentang kelangkaan mendadak, tetapi perubahan bertahap seiring waktu.
šÆSinyal Besar Schwartz: Aset Deflasi ā
David Schwartz, CTO Ripple, baru-baru ini menggambarkan XRP sebagai salah satu mata uang deflasi paling menonjol, sebuah pernyataan yang secara signifikan mengubah cara aset ini dipandang. Tidak seperti sebagian besar cryptocurrency utama, XRP tidak bergantung pada inflasi untuk mempertahankan jaringannya. Sebaliknya, setiap transaksi membakar sejumlah kecil XRP, secara bertahap mengurangi total pasokan seiring waktu.
š¶āš«ļøāsalah satu mata uang deflasi paling populer yang ada?ā Jadi kata kuncinya di sini adalah mata uang deflasi paling populer yang ada.ā
šIni menempatkan XRP dalam posisi unik. Sementara jaringan seperti Ethereum atau Solana memperluas pasokan mereka untuk memberikan imbalan kepada validator, XRP menghindari pengenceran yang terus menerus. Desainnya lebih mengutamakan efisiensi dan utilitas ketimbang insentif, memungkinkan untuk mempertahankan struktur deflasi di pasar crypto yang sebagian besar inflasi.
šÆāTidak Dalam Waktu Dekat,ā Kata Bill Morgan
Meskipun sudut pandang deflasi jangka panjang, Bill Morgan menawarkan sudut pandang yang berlawanan. Dia mengatakan bahwa sebagian besar XRP masih dipegang dalam escrow oleh Ripple, yang berarti pasokan masih jauh dari tertekan dalam waktu dekat.
š¤Menurut Morgan, ide bahwa XRP bisa tiba-tiba menjadi sulit didapat tidak sejalan dengan kondisi pasar saat ini. Setiap tekanan pasokan yang nyata, jika terjadi sama sekali, kemungkinan masih bertahun-tahun lagi. Untuk saat ini, XRP tetap berada dalam fase di mana ketersediaan masih berkembang daripada menyusut.
