$BTC Hingga 12 Maret 2026, Bitcoin bergerak menyamping di dekat level $70,000 saat pasar mencoba untuk stabil setelah fluktuasi harga baru-baru ini yang terkait dengan ketegangan di Timur Tengah.
Harga sempat naik di atas $70,000 pada hari Rabu, tetapi masih berjuang untuk melewati area resistensi yang kuat antara $72,000 dan $74,000, yang telah membatasi pergerakan naik selama sekitar lima minggu.
Sentimen investor masih hati-hati. Data dari trader profesional menunjukkan bahwa ada kemungkinan kurang dari 17% bahwa Bitcoin akan naik ke $78,000 sebelum akhir bulan ini.
Pandangan hati-hati ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari yang diharapkan dan suasana risiko yang lebih luas di pasar global akibat ketidakpastian geopolitik.
Kekhawatiran ini telah menyeimbangkan dampak positif yang datang dari investasi institusional yang berkelanjutan melalui ETF Bitcoin.
Di sisi regulasi, perkembangan penting sedang berlangsung.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS dilaporkan sedang bekerja menuju kerja sama yang lebih erat pada regulasi cryptocurrency dan persetujuan produk keuangan baru. Ada juga diskusi tentang memberikan CFTC peran yang lebih besar dalam mengawasi industri kripto untuk mendorong inovasi.
Minat institusional juga semakin meningkat. Perusahaan induk Bursa Saham New York telah mengambil bagian minoritas di bursa kripto OKX, yang saat ini bernilai sekitar $25 miliar.
Dari perspektif teknis, indikator seperti Rata-Rata Bergerak 200 hari masih menunjukkan tren jangka menengah yang agak lemah. Namun, analis sedang mengawasi area konsolidasi di sekitar $65,700, karena dapat berfungsi sebagai basis untuk pemulihan yang lebih kuat jika Bitcoin berhasil ditutup di atas $72,000.
