Pemerintah Amerika Serikat memegang lebih banyak Bitcoin daripada negara mana pun yang diketahui di Bumi. Namun, kasus pencurian yang sudah berlangsung selama beberapa dekade sejak 2016 dapat secara diam-diam mengurangi kepemilikan tersebut hampir 30% — tanpa pemerintah menjual satu koin pun. Inilah yang harus dipahami oleh setiap pemegang crypto tentang cerita pemerintah Bitcoin yang paling banyak dibicarakan di dunia.

Apa yang Terjadi:

Presiden Trump mengumumkan penciptaan Cadangan Bitcoin Strategis pada Maret 2025. Cadangan ini didanai oleh Bitcoin yang telah dimiliki oleh pemerintah federal — terutama melalui penyitaan aset kriminal dan sipil. Per Februari 2026, pemerintah AS diperkirakan memiliki sekitar 328,372 BTC, menjadikannya pemegang negara terbesar yang diketahui di dunia untuk Bitcoin.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan kembali di Forum Ekonomi Dunia di Davos bahwa pemerintahan akan menghentikan semua penjualan Bitcoin yang disita dan sebagai gantinya menambahkannya ke Cadangan Bitcoin Strategis. Namun sekarang muncul masalah besar. Cadangan Bitcoin Strategis AS dapat kehilangan hampir 30% dari kepemilikannya dalam satu langkah hukum, bahkan jika pemerintah tidak menjual satu koin pun.

Masalah ini melibatkan peretasan Bitfinex 2016 — salah satu pencurian kripto terbesar dalam sejarah. Pada Februari 2022, otoritas AS memulihkan sekitar 94,643 BTC yang terkait dengan peretasan itu. Pada Januari 2025, jaksa meminta pengadilan federal untuk menyetujui pengembalian aset yang dipulihkan kepada Bitfinex sebagai pengembalian dalam bentuk barang, yang berarti BTC akan dikembalikan sebagai Bitcoin daripada dikonversi ke dolar terlebih dahulu.

Sementara itu, negara bagian bergerak maju dengan strategi cadangan kripto mereka sendiri — Texas, New Hampshire, dan Arizona telah mengesahkan undang-undang, dan lebih dari 16 negara bagian AS sedang menjelajahi inisiatif serupa.

Mengapa Ini Penting — Wawasan Pendidikan:

Apa itu "pengembalian dalam bentuk barang"? Ketika pengadilan memerintahkan seseorang untuk mengembalikan aset yang dicuri "dalam bentuk barang," itu berarti mereka mengembalikan item yang sebenarnya — dalam hal ini, Bitcoin — daripada ekuivalen kasnya. Ini sangat penting bagi pasar karena:

  1. Penjualan pemerintah sebesar 94,000 BTC akan menciptakan acara pasokan yang diketahui dan terlihat yang dapat diprediksi dan direspons oleh pasar.

  2. Pengembalian dalam bentuk barang ke Bitfinex mengalihkan waktu dan pengambilan keputusan ke bursa itu sendiri.

Perbedaan hukum ini adalah mengapa kasus pengembalian Bitfinex sedang diperhatikan dengan cermat oleh trader dan analis. Ini juga menunjukkan bahwa "ukuran" cadangan Bitcoin pemerintah bukan hanya pernyataan politik — ia dapat berubah dengan cepat berdasarkan keputusan pengadilan yang tidak ada hubungannya dengan kebijakan kripto.

Poin Penting:

Pemerintah AS memegang ~328,372 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin negara terbesar di dunia.

Kementerian Keuangan telah berkomitmen untuk tidak menjual Bitcoin yang disita — menambahkannya ke cadangan strategis.

Putusan pengadilan terkait peretasan Bitfinex 2016 dapat mentransfer ~94,643 BTC keluar dari pengawasan pemerintah.

Itu akan mengurangi ukuran cadangan sekitar 30% tanpa penjualan sukarela.

Lebih dari 16 negara bagian AS secara independen membangun strategi cadangan Bitcoin mereka sendiri.

#BitcoinReserve #CryptoPolicyAdvocacy #StrategicReserve #USGovernment