Arkham Intelligence Mengungkap Peretasan Sebesar $14 Miliar Terhadap Kelompok Penambangan Cina LuBian
Dalam sebuah laporan mengejutkan yang diterbitkan di X, platform analisis blockchain Arkham Intelligence mengungkapkan apa yang akan menjadi pencurian Bitcoin terbesar dalam sejarah: sebuah penipuan sebesar 127,426 BTC (setara dengan $3.5 miliar pada tahun 2020) dari kelompok penambangan Cina LuBian, yang beroperasi di Cina dan Iran. Hari ini, karena kenaikan harga Bitcoin, harta rampasan itu akan bernilai $14.5 miliar.
🔹Detail Serangan
Menurut Arkham, peretasan terjadi pada 28 Desember 2020, ketika seorang penyerang berhasil mencuri lebih dari 90% dana LuBian. Satu hari setelahnya, peretas menarik $6 juta lainnya dalam BTC dan USDT dari alamat yang terkait dengan lapisan Omni Bitcoin. Pada 31 Desember, LuBian memindahkan sisa dananya ke dompet pemulihan.
Yang paling mengejutkan adalah, tidak seperti kasus terkenal lainnya (seperti peretasan Bybit baru-baru ini sebesar $1.5 miliar dalam ETH), baik LuBian maupun peretas belum mengakui secara publik insiden ini selama hampir empat tahun.
🔹Upaya Pemulihan yang Gagal
Arkham menemukan bahwa LuBian mencoba bernegosiasi dengan penyerang melalui pesan OP_RETURN yang disematkan dalam blockchain, meminta pengembalian dana. Perusahaan menghabiskan 1.4 BTC dalam 1,516 transaksi untuk mengirimkan pesan ini, yang menunjukkan bahwa pencurian tersebut bukanlah serangan phishing, tetapi kerentanan dalam generasi kunci privat mereka, yang rentan terhadap serangan brute force.
🔹 Si Penjahat, Di Antara Pemegang BTC Terbesar
Penyerang masih memiliki 127,426 BTC yang dicuri, yang terakhir kali dikonsolidasikan pada Juli 2024. Menurut Arkham, ini menjadikannya pemegang Bitcoin terbesar ke-13 di dunia, bahkan melampaui peretas Mt. Gox. Sementara itu, LuBian mempertahankan 11,886 BTC (sekitar $1.35 miliar), tetapi sebagian besar kekayaannya masih berada di tangan penjahat siber yang tidak dikenal.
Kasus ini mengungkapkan risiko keamanan dalam penambangan cryptocurrency dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pencurian sebesar itu bisa tetap tersembunyi selama bertahun-tahun.
